Showing posts with label Potensi. Show all posts
Showing posts with label Potensi. Show all posts

Wednesday, August 28, 2013

10 Cara Menunjukkan Kelebihan Tanpa Harus Bersikap Sombong

Anda bisa mengasah pikiran dengan pengetahuan hingga meraih jenjang pendidikan tertinggi, tetapi bila tidak dipancarkan, kelebihan itu tak akan pernah ada yang tahu. Salah satu bagian dari sukses adalah rekognisi dari orang lain. Anda hanya bisa diperhitungkan bila memiliki kelebihan yang baik dan diketahui orang.


Coba simak cara-cara yang disarankan Askmen.com di bawah ini untuk menunjukkan kelebihan Anda tanpa harus bersikap sombong:

1. Utarakan kelebihan tanpa terang-terangan

Bila Anda membangga-banggakan prestasi dan barang-barang mahal yang dimiliki, besar kemungkinan, hormat dari orang-orang di sekeliling akan lenyap dalam sekejap.

Bila ingin orang tahu mengenai kelebihan, pengalaman hebat, prestasi, atau hal-hal lain yang Anda miliki, cobalah untuk menyelipkan informasinya saat sedang berdialog, jangan sampai terlihat seperti menyombongkan diri.

Utarakan hal-hal tentang Anda itu dengan kalimat yang sesuai konteks dan singkat, tanpa perlu banyak embel-embel cerita, kecuali ditanya.

Pastikan pula, jangan sampai perbincangan hanya tentang Anda. Berikan pujian kala diperlukan. Dengan menghormati dan memberi respek kepada kesuksesan orang lain, berarti Anda mengundang pujian pula dari orang tersebut.

2. Komunikator yang baik

Anda perlu kata-kata yang tepat untuk memastikan komunikasi memiliki arti yang tepat, serta menghalau ruang untuk misinterpretasi oleh orang yang kerap menunjuk kekurangan orang lain.

Pilihlah kata-kata dengan sangat baik. Pilih yang spesifik dan perhatikan konteksnya. Kata-kata bisa berkembang menjadi banyak arti bila salah digunakan. Selalu upayakan untuk mengatakan hal-hal yang jelas dan nyata untuk memastikan. Bila Anda tak punya hal positif untuk dikatakan ke orang lain, lebih baik tak usah dibicarakan.

Simak isi omongan orang lain. Benar-benar dengarkan. Jangan asal mengangguk supaya si orang cepat kelar bicara. Dengarkan orang bicara, siapa tahu ia punya informasi berguna untuk Anda. Kadang, ada hal penting pula yang terselip di dalam gosip.

3. Tuntaskan dengan sopan

Bila Anda benar-benar harus mengakhiri perbincangan, lakukan dengan sopan dan anggun. Jangan terlalu banyak alasan, karena kesannya justru seperti berbohong.

4. Ketahui hal-hal yang menarik bagi “kalangan atas”

Orang sukses umumnya paham hal-hal yang menjadi bahasan kalangan atas, biasanya hal yang berhubungan dengan kultur atau budaya tertentu. Jadi, jangan malas untuk memperkaya ilmu, sejarah, musik, buku, budaya, dan lain sebagainya.

5. Kesopanan

Kesopanan dan keanggunan masih diperhitungkan banyak orang. Kesopanan dasar masih dibutuhkan supaya dinilai baik oleh orang lain. Ucap “terima kasih”/”maaf”, tidak menggunakan kata-kata kasar, menatap mata orang saat bicara dengan orang lain, dan sebagainya.

6. Bicara di depan umum

Upayakan untuk berani bicara di depan umum. Bila diminta bicara di depan orang banyak, coba lakukan. Bila Anda bisa nyaman bicara di depan umum, orang banyak akan langsung melihat sisi kecerdasan. Pembicara di depan umum masih sangat jarang, karenanya, orang yang berani bicara di depan orang akan selalu dianggap sebagai orang yang percaya diri dan tenang.

7. Jaga jaringan

Makin banyak orang yang Anda kenal, makin besar kesempatan untuk memperkenalkan diri. Namun, selalu pikirkan jaringan dalam hal citra, dikenal banyak orang menunjukkan, Anda disukai dan dicari orang. Untuk menjaga jaringan, butuh usaha. Anda harus bisa membalas telepon dan email dengan cepat. Harus menjaga kepercayaan orang dan dipercaya.

Bicara dengan banyak orang setiap hari, akan memberi banyak hal baru. Dari penjual makanan di kantin, rekan kerja dari divisi lain, dan lainnya bisa jadi potensi koneksi bagus.

Jangan sungkan pula untuk membantu orang lain, tentu jangan mengharap balasan. Meski memang, ada kemungkinan, kebaikan itu berbalas berkali lipat di kemudian hari.

8. Melancong

Perkaya pandangan dan pengetahuan dengan melancong ke berbagai tempat yang baru. Berkelana menunjukkan Anda punya keingintahuan yang besar terhadap dunia. Orang yang banyak bepergian punya banyak cerita yang bisa dibagi. Tipe seperti ini cenderung berpikiran terbuka dan jarang terperangkap dalam pemikiran ideal fanatik berlebihan.

9. Sikap positif

Sebagai orang yang positif, Anda akan menarik perhatian banyak orang dan menjadi inspirasi. Hal ini juga menunjukkan kepercayaan diri dan mengkontrol masa depan.

Jangan terlalu sering berpikiran negatif dan khawatir akan segala hal. Hanya khawatir tak akan menyelesaikan apa pun.

10. Berpakaian dengan baik

Penampilan fisik adalah hal pertama yang dilihat orang dari Anda. Hal ini pula yang akan dinilai orang lain pada Anda. Jadi, pastikan penampilan Anda cukup baik dinilai orang. Bila perlu, contek gaya di majalah atau katalog untuk tips bergaya.

Orang sukses sebaiknya menunjukkan kesuksesan mereka, tetapi dengan cara yang anggun, tidak dengan gaya sombong berlebihan. Tunjukkan dengan perlahan lewat kebiasaan-kebiasaan harian.

Sumber: Askmen

Wednesday, August 21, 2013

Langkah untuk Menumbuhkan Leadership Pada Diri Sendiri


Apa kunci menuju keberhasilan? Apa yang membedakan antara orang yang pencapaiannya banyak dan orang yang yang pencapaiannya ala kadarnya?? Apa yang mereka kerjakan setiap hari? Rahasia keberhasilan mereka akan saya kupas di sini. Orang berhasil mencapai potensi mereka karena mau berusaha meningkatkan diri setiap hari. Mereka mencurahkan waktu untuk menambah nilai diri. Karena melakukannya, mereka juga mampu menambah nilai orang lain.
Kita tidak akan dapat bertumbuh jika kita tidak mau berubah. Dan kita tidak akan berubah, kecuali kita mengubah sesuatu dari apa yang kita lakukan setiap hari.

  1. 1. Bereskan Hal Kecil Lebih Dahulu

    Bagaimana cara memulai sesuatu?? Kita harus memulai sesuatu dari hal yang kecil. Sama halnya seperti kepemimpinan, kita harus mulai denga yang kecil dan meningkatkannya sedikit demi sedikit. “Mulailah mengerjakan apa yang perlu, kemudian lakukan apa yang bisa dikerjakan, dan tiba2 Anda akan mampu mengerjakan apa yang tidak mungkin Anda kerjakan”. Napoleon berkata, “Satu-satunya penaklukan permanen dan tidak menyisakan penyesalan adalah penaklukan atas diri sendiri.

    “Apa saja langkah kepemimpinan kecil dan spesifik yang bisa Anda ambil hari ini?”

  2. 2. Instrumen Kepemimpinan

    Instrumen pemimpin yang serbaguna adalah komunikasi. Saat memimpin tim, jadikan pedoman berikut ini sebagai standar untuk berkomunikasi dengan anak buah Anda:

    - Tetaplah Konsisten
    - Berkomunikasi dengan Jelas
    - Jagalak Kesopanan

    “Perhatikan pada hari ini apakah komunikasi Anda dapat menciptakan keselarasan dengan orang-orang yang Anda pimpin”

  3. 3. Kearifan

    Kearifan adalah kemampuan menemukan akar masalah dan tergantung pada intuisi dan pikiran yang sehat serta rasional. Kearifan dibutuhkan untuk memaksimalkan efektivitas.
    - Temukan akar masalah
    - Tingkatkan kemampuan menyelesaikan akar masalah
    - Evaluasilah opsi Anda untuk memperoleh pengaruh maksimal
    - Gandakan peluang Anda

    “Gunakan kearifan pada hari ini untuk memosisikan diri Anda dan tim Anda sehingga mereka dapat berhasil”

  4. 4. Anda adalah Lensa Anda



    Siapa diri kita menentukan cara Anda memandang segala sesuatu. Kita tidak dapat memisahkan identitas kita dari perspektif kita. Eksistensi dan pengalaman kita mewarnai cara kita memandang segala hal. Cara orang memandang sesamanya merupakan cermin dari diri mereka. Jika saya seorang yang bisa dipercaya, saya memandang orang lain sebagai orang lain yang bisa dipercaya. Jika kita mengubah diri dan menjadi orang sebagaimana orang yang kita kehendaki, kita akan mulai melihat orang lain dari sudut pandang baru.

    “Perhatikan baik-baik Lensa anda ketika berinteraksi dengan orang lain”
  1. 5. Karakter adalah Segalanya

    Apa yang membuat orang mau mengikuti seorang pemimpin? Mengapa ada yang enggan mematuhi seorang pemimpin, sementara ia dengan semangat mengikuti pemimpin yang lain sampai ujung dunia? Jawabannya terletak pada kualitas karakter setiap orang. Selain itu, ukurang kepemimpinan yang sejati adalah kemampuan persuasi kita, tidak lebih dan tidak kurang.


    “Pupuklah kualitas karakter yang diperlukan untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil dan berkemauan keras”


    6. Mengembangkan Orang Lain



    Orang yang mengembangkan orang lain juga menghargai tim merekaOrang yang mengembangkan nilai orang lain menghargai apa yang dihargai sasama anggota timOrang yang mengembangkan orang lain menambahkan nilai bagi sesama anggota timOrang yang mengembangkan orang lain membuat diri mereka jadi lebih berhargaBayangkan betapa seseorang akan menghargai kita yang telah membantu menunjukkan kekuatan mereka dan membantu mereka mengembangkannya.

    “Ambillah langkah spesifik untuk mengembangkan sesama anggota tim hari ini”



    7. Orang Perlu Tahu Bahwa Mereka Berguna

    Bukanlah suatu kelemahan untuk memberitahu orang lain bahwa kita menghargai mereka. Itu adalah tanda keamanan dan kekuatan. Jika kita jujur mengenai kebutuhan kita akan pertolongan, beritahukan secara spesifik nilai yang mereka tambahkan, masukkan mereka ketika Anda membentuk tim untuk melakukan sesuatu yang lebih besar, sehingga orang merasa menang.


    Pada dasarnya, setiap orang lapar akan penghargaan dan pengakuan. Ketika kita berinteraksi dengan orang, perlambatlah langkah kita di antara kerumunan orang itu. Cobalah mengingat nama mereka dan luangkan waktu untuk menunjukkan bahwa kita peduli dengan mereka.


    “Sampaikan pada anggota tim mengapa mereka berharga bagi anda”



    8. Kekuatan untuk Tetap Fokus

    Kunci untuk menjadi pemimpin yang efektif adalah prioritas dan konsentrasi. Para pemimpin yang efektif menghabiskan banyak waktu untuk berfokus pada apa yang bisa mereka kerjakan dengan baik ketimbang pada apa yang keliru mereka kerjakan. Berfokuslah pada kekuatan kita dan kembangkan hal itu. Ke sanalah waktu, energi, dan sumber daya harus dicurahkan.


    “Tetapkan prioritas Anda dan fokuslah pada kekuatan Anda pada hari ini”


    9. Kelolah Sikap Anda Setiap Hari

    Kita sering memberikan terlalu banyak penekanan pada pembuatan keputusan, dan terlalu sedikit pada pengelolaan keputusan yang telah kita buat. Ketika kita bangun di pagi hari, kita perlu mengingatkan diri tentang keputusan yang sudah kita buat untuk memiliki sikap positif. Kita perlu mengelola pemikiran kita dan mengarahkan tindakan agar konsisten dengan keputusan kita. Jika kita bertanggung jawab atas sikap kita, mengakui hal itu dapat mengubah cara hidup kita, mengelola hal itu setiap hari, memelihara dan mengembangkan pikiran serta kebiasan positif, kita dapat membuat sikap tersebut menajadi aset terbesar. Sikap itu dapat menjadi pencipta makna dalam kehidupan kita, membuka pintu dan membantu kita mengatasi hambatan besar.


    “Putuskan untuk senantiasa bersikap baik hari ini, kemudian kelolalah keputusan tersebut sepanjang hari”


    10. Jadilah Terkesan, Bukan Mengesankan

    Jika kita ingin memengaruhi orang lain, jangan coba mengesankan mereka. Kebanggaan itu tidak lebih dari sekadar bentuk mementingkan diri sendiri, dan kepura-puraan hanyalah jalan untuk menjauhkan orang agar mereka tidak tahu siapa kita sebenarnya. Alih-alih begitu, biarlah mereka yang mengesankan kita.


    Ini masalah sikap. Orang yang berkarisma, yang mampu menarik orang lain agar mendekat, adalah mereka yang berfokus pada orang lain, dan bukan pada diri sendiri. Mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang orang lain, dan bukan pada sendiri. Mereka mengajukan pertanyaan tentang orang lain. Mereka mendengarkan. Mereka tidak berusaha menjadi pusat perhatian dan tidak pernah berpura-pura sempurna


    “Luangkan hari ini untuk mendengarkan orang lain, dan biarlah mereka membuat anda terkesan”


    11. Mengarah pada Tujuan

    Visi adalah segalanya bagi seorang pemimpin karena visilah yang memimpin seorang pemimpin. Visi memicu dan menjadi bahan bakar di dalam dirinya serta menggerakannya untuk maju. Visi berfungsi sebagai pemicu semangat bagi orang lain untuk mengikuti si pemimpin. Tanpa visi, seseorang hanya akan berputar-putar dalam lingkaran.
    Hargailah waktu.Seandainya kita dapat pergi kemana saja, lalu kemana kita ingin pergi? Akankan kita memilih suatu tujuan dan mengarah pada tujuan itu, atau membiarkan diri sendiri tersapu bersama air pasang, membiarkan orang lain menentukan kemana kita akan menuju. Pilihan itu terserah pada kita sendiri.

    Apa tujuan spesifik Anda dalam kehidupan?


    12. Intisari kepemimpinan


    Jika kita ingin menjadi pemimpin yang diikuti orang, kita harus menerima dan sepakat tentang konsep pelayanan. Jika sikap kita adalah suka dilayani dan bukan melayani, kita akan segera menuai masalah. Kalau pelayanan bukan konsep hidup kita, ikuti nasihat berikut

    Hentikan bersikap seperti bos thd orang lain, mulailah mendengarkan mereka.
    Hentikan fokus pada kemauan diri sendiri, mulailah ambil resiko demi kebaikan orang lain.Hentikan melayani diri sendiri dan mulailah melayani orang lain.

    “Ujilah motivasi Anda untuk memimpin orang lain hari ini”